PEMERINTAH
KABUPATEN BOYOLALI
DINAS
PENDIDIKAN
SMA
NEGERI 1 WONOSEGORO
SATUAN LAYANAN
BIMBINGAN KONSELING
Kelas :
XII IPS 1
Semester / Tahun :
II / 2011 - 2012
Hari
/ Tanggal : Rabu
/ 15
Maret
2012
Alokasi Waktu : 1 x
45 menit
Tempat : Ruang
kelas
Layanan
/ Bidang : Layanan Informasi/
Bimbingan Belajar
Judul
/ Spesifikasi Layanan :
Cara
sukses mengikuti ujian nasional
Fungsi Layanan :
Pemahaman
- Tujuan ( khusus )
1.
Agar siswa dapat lulus UN dengan maksimal
2.
Agar siswa dari dini dapat menyiapkan diri untuk UN
3. Agar
siswa benar-benar dapat menguasai konsep atau diri dalam mengikuti UN
B. Materi :
Terlampir
C.
Metode : Ceramah
dan Tanya Jawab
D.
Kegiatan Awal :
Mengucapkan salam, memeriksa situasi dan kondisi kelas, memeriksa
kehadiran siswa
Kegiatan inti
Eksplorasi
:
1. Menginformasikan
materi yang akan dibahas.
2. Menjelaskan
tujuan penyampaian materi.
Elaborasi :
- Siswa menjawab pertanyaan dari guru pembimbing seputar Ujian Nasional.
Kofirmasi :
- Guru pembimbing memberikan umpan balik terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi.
Kegiatan
Akhir :
- Siswa diminta menyampaikan manfaat yang diperoleh setelah menerima layanan.
- Pembimbing menyampaian harapan setelah siswa menerima materi layanan
E.
Alat dan Media : Laptop,
LCD dan Kertas
F. Rencana penilaian
dan tinda lanjut
- Penilaian Proses
Mengamati perhatian,
respon dan aktifitas siswa saat kegiatan layanan berlangsung
Penilaian Hasil
- Laiseg
Memberikan
pertanyaan lisan kepada siswa untuk mengetahui pemahaman terhadap
materi yang diberikan
- Laijapen
Memantau
pekembangan siswa berkaitan dengan cara
belajar yang baik
untuk menghadapi ujian.
- Laijapang
Guru pembimbing
bekerjasama dengan guru mata pelajaran dengan melakukan pengamatan
terhadap cara belajar dan hasil belajar siswa.
G.
Pendidikan karakter :
- Kedisiplinan
- Ketaatan
H.
Buku
sumber :http://www.ripiu.com/article/read/tips-sukses-ujian-nasional
Biaya :
Rp.5000,00 (membeli kertas)
Mengatahui
Wonosegoro, 15
Maret
2012
Kepala
Sekolah Guru Pembimbing
Tips
Sukses Ujian Nasional (UN)
- Hadapilah UN dengan tenang dan proporsional
Hadapilah
ujian ini dengan sikap yang tenang dan proporsional bahwa ujian
sebagai sesuatu yang harus dihadapi, dilalui. Sikap tenang akan
memungkinkan kita menyusun rencana menentukan strategi dan
menjalaninya dengan senang.
- Siapkan mental dan fisik
Kesiapan
mental adalah hal penting dalam menyiapkan UN , dengan kesiapan
mental yang kuat maka saat melaksanakan UN siswa akan menghadapinya
dengan tenang, percaya diri, dan tidak dalam kondisi yang takut atau
stress. Kondisi stress, takut, galalu, cemas dan tidak percaya diri
hanya akan melemahkan kemampuan siswa. Jika pada saat ujian siswa
menghadapinya dengan kondisi tenang, gembira dan penuh percaya diri
maka hasilnya pun akan optimal sesuai dengan potensi siswa tersebut.
Bagaimana caranya agar peserta didik memiliki mental yang kuat antara
lain; pertama, Ciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan penuh
dengan optimis, kedua siswa dimotivasi dengan diberi peluang untuk
bersaing dengan siswa lain misalnya mengikuti berbagai macam kegiatan
try out, ketiga kurangi kegiatan-kegiatan lain agar peserta didik
tidak kecapaian, dan kempat, orang tua dan lingkungan harus
menciptakan suasana yang kondusif agar anak terhindar dari suasana
tekanan.
- Tingkatkan motivasi belajar
Sukses
tidaknya peserta didik dalam menghadapi UN juga sangat ditentukan
oleh tinggi rendahnya motivasi siswa dalam mempersiapkan diri
menghadapi UN. Peserta didik akan memiliki energi belajar yang
dahsyat manakala memiliki motivasi yang kuat dan hebat. Motif adalah
daya dalam diri seseorang yang mendorongnya untuk melakukan sesuatu,
atau keadaan seseorang atau organisme yang menyebabkan kesiapannya
untuk memulai serangkaian tingkah laku atau perbuatan. Sedangkan
motivasi adalah suatu proses untuk menggiatkan motif-motif menjadi
perbuatan atau tingkah laku untuk memenuhi kebutuhan dan mencapai
tujuan, atau keadaan dan kesiapan dalam diri individu yang mendorong
tingkah lakunya untuk berbuat sesuatu dalam mencapai tujuan tertentu.
Motivasi dapat timbul dari dalam individu dan dapat pula timbul
akibat pengaruh, dari luar dirinya. Motivasi dari dalam diri siswa
dikenal dengan motivasi intrinsic. Jenis motivasi ini timbul sebagai
akibat dari dalam diri individu sendiri tanpa ada paksaan dorongan
dari orang lain, tetapi atas kemauan sendiri. Misalnya anak mau
belajar karena ingin memperoleh nilai UN yang tinggi, ingin masuk SMP
favorit pilihannya dsb. Sedangkan motivasi ekstrinsik adalah motivasi
yang datang dari luar individu, bisa orang tua, lingkungan
keluarga/lingkungan rumah, lingkungan masyarakat, temannya sendiri
dsb.
- Siapkan keterampilan teknis
Keterampilan
teknis yang dimaksud adalah siswa dibekali tidak hanya menguasai
materi dan kesiapan mental juga harus menguasai keterampilan teknis
lainya, antara lain: a) Keterampilan mengerjakan lembar jawaban
komputer Keterampilan ini sangat penting dikuasai siswa, karena UN
tahun 2012 diprediksi masih menggunakan lembar jawaban komputer
dengan system silang. Siswa kadang mengabaikan hal ini, padahal
keterampilan menjawab soal melalui LJK ini juga sangat menentukan
hasil UN siswa. Misalnya apabila pengisian biodata salah, penomoran
peserta salah termasuk cara memberi silang dan menghapus jawaban yang
diganti ikut menentukan hasil UN siswa. Oleh karena itu tips untuk
keterampilan ini adalah pertama selalu mengikuti kegiatan-kegiatan
try out secara rutin. b) Keterampilan menjawab soal-soal Keterampilan
teknis ini sangatlah penting untuk dikuasai siswa dalam menjawab
soal-soal UN. Menguasai keterampilan menjawab soal ini dimaksud agar
siswa dapat mengerjakan soal-soal dengan cepat, tepat dan benar dalam
waktu yang sangat singkat, sehingga waktu yang tersedia selama 120
menit dapat dimanfaatkan bukan hanya mengerjakan soal tetapi juga
sampai pada pemeriksaan dan pengerjaan ulang soal UN.
- Bersikaplah proaktif
Proaktif
adalah suatu sikap yang beranggapan bahwa kita sendirilah yang
menentukan keberhasilan dan kegagalan dalam hidup ini, termasuk dalam
menghadapi UN. Yakinlah bahwa kerja keras dan usaha keras yang kita
lakukan akan membuahkan hasil. Dalam menyikapi standar minimal yang
telah ditentukan, justru yang terbaik adalah kita sendiri membuat
patokan standar nilai minimal. Misalnya, menargetkan 7,01 , 8,01 atau
9,01 sehingga yang muncul adalah tantangan bukan beban.
- Buatlah rencana
Menghadapi
ujian dapat diibaratkan sebagai perjalanan menuju sukses. Sebagaimana
perjalanan sukses, sudah sepatutnya kita membuat perencanaan. Dari
sekian banyak bahan pelajaran yang harus dipelajari dipilah-pilah
antara bahan UN dari pusat dengan bahan ujian dari sekolah. Antara
bahan kelas satu, kelas dua, dan kelas tiga, pelajaran hitungan dan
hafalan, sehingga dapat dipelajari dengan teratur dan sistematis.
Model belajar semacam itu dapat meringankan dan lebih mengefektifkan
cara kerja otak. Salah satu hukum otak yaitu dapat bekerja maksimal
dengan cara teratur dan sistematis.
- Kuasai Materi Pelajaran
Menguasai
meteri pelajaran adalah hal yang terpenting yang harus dikuasai
siswa, hal ini didasarkan pada materi soal yang diujikan, tanpa
menguasai materi maka siswa akan mengalami kesulitan, selain jumlah
materi yang harus dipelajari cukup banyak juga materi tersebut
lingkupnya mulai kelas 4, 5 dan 6 untuk UN SD/MI, kelas 7, 8, dan 9
untuk UN SMP/MTs, Kelas 10,11, dan 12 untuk UN SMA/MA dan SMK. Solusi
untuk hal ini adalah pertama, pelajari materi apa yang akan diujikan
melalui SKL yang dirincikan dalam indikator soal UN yang dikeluarkan
pemerintah. Kedua, pelajari soal-soal UN sebelumnya, lalu bandingkan
satu atau dua tahun terakhir dengan indikator yang akan keluar maka
kita akan mampu memprediksi soal yang keluar ditahun sekarang.
Ketiga, belajarlah dengan menggunakan teori-teori singkat yang mudah
dipahami, dimengerti dan diingat dalam waktu cepat.
- Perbanyaklah baca dan latihan soal
Salah
satu kelebihan yang dimiliki oleh lembaga bimbingan belajar adalah
para siswa banyak berlatih memecahkan soal-soal dengan cepat. Kita
dihadapkan pada soal-soal yang harus dijawab dan dipecahkan dengan
tepat. Dengan sering kita berlatih maka kita terbiasa dan terlatih,
sehingga tidak cemas atau grogi dalam menghadapi soal Ujian Nasional
(UN).
- Belajar kelompok
Belajar
kelompok merupakan salah satu cara yang dapat dipakai para siswa
untuk berbagi dengan teman yang lain dalam memecahkan soal dan saling
menguatkan motivasi belajar dan prestasi. Para siswa daripada banyak
bermain dan membuang-buang waktu dengan percuma, manfaatkanlah dengan
cara belajar berkelompok dengan teman di sekolah atau di sekitar
tempat tinggal kita.
- Efektifkan belajar di sekolah
Masih
terdapat siswa yang datang ke sekolah dan hadir di kelas dengan
alakadarnya atau sekadar hadir, tidak mengoptimalisasikan semua
potensi dirinya untuk meraih hasil terbaik dalam daya serap materi
maupun prestasinya. Padahal jika dimaksimalkan, niscaya hasilnya akan
lebih bagus kalaupun tidak ditambah dengan les-les yang lain di luar
jam sekolah. Pada umumnya, para siswa kurang menggunakan kemampuan
nalarnya dalam belajar, baru sebatas menghafal. Siswa juga masih
kurang untuk bertanya, berdialog bahkan berdebat dengan gurunya.
Padahal kemampuan bertanya salah satu upaya untuk memperkuat
pemahamaman atau pengertian dan keterampilan belajar.
- Mohon doa restu dari orang tua
Yakinlah
bahwa jika kita lulus maka orang tua kita akan senang dan bangga.
Jadikanlah perjuangan menghadapi UN 2011 sebagai ajang untuk
mempersembahkan yang terbaik kepada kedua orang tua kita tercinta.
Mohon doa restulah pada orang tua agar kita diberi kemudahan dan
kelancaran. Kedua orang tua kita akan dengan senang mendoakan
putra-putrinya yang sedang berjuang menghadapi UN.
- Lakukan sholat malam
Adalah
sombong yang beranggapan bahwa keberhasilan kita semata-mata usaha
dan kerja keras kita sendiri tanpa keikutsertaan Allah SWT. Untuk itu
dengan segala kerendahan diri dan hati di hadapan-Nya, kita bersujud
yang lama di setiap rakaat terakhir dari sholat malam, kita panjatkan
doa agar diberi kesehatan, kemudahan dalam mengerjakan soal-soal UN
nanti, dan kelulusan. Allah Mahatahu dan tentu akan mendengarkan dan
mengabulkan doa hamba-hamba-Nya.
-
Aspek yang diamatiJumlahSiswa yang mengobrol saat materi disampaikan6Siswa yang bertanya8Siswa yang perpatisipasi aktif14Siswa yang dapat menjelaskan tujuan yang diberikan layanan ini15Siswa yang tahu akan pentingnya ujian nasional30Jumlah murid yang ada dikelas35
LAPORAN
PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN BELAJAR
Judul/Spesifikasi
Layanan : Cara
sukses mengikuti ujian nasional
Kelas :
XII
IPS 1
Waktu Pelaksanaan :
Rabu, 15
Maret
2012
Hasil
Kegiatan
awal
Guru
pembimbing mengucapkan salam (asalamualaikum dan selamat pagi),
kemudian memeriksa situasi kelas, kelasnya itu udah siap untuk
mendapatkan layanan belum, dan guru pembimbing memeriksa kehadiran
siswa.
Kegiatan
inti
Eksplorasi
: 1. Guru pembimbing menginformasikan (dijelaskan) materi, tentang
Cara
sukses mengikuti ujian nasional.
2.
Guru pembimbing memberikan penjelasan tentang tujuan layanan ini di
lakukan.
Elaborasi
: Siswa
menjawab pertanyaan dari guru pembimbing seputar Ujian Nasional.
Konfirmasi
: Guru pembimbing memberikan umpan balik terhadap hasil eksplorasi
dan elaborasi.
Kegiatan
akhir
Guru
pembimbing meminta siswa untuk mengungkapkan manfaat dari layanan
yang telah diberikan, dan guru pembimbng mengungkapkan harapan untuk
siswa dalam Ujian Nasional nantinya.
Hasil
penilaian proses
Hasil
penilaian laiseg
Jika nantinya siswa
yang kurang tahu kita memberikan pertanyaan terhadap siswa.
Hasil
penilaian laijapen
Jika siswa nantinya
dalam latihan-latihan (try out) hasilnya kurang memuaskan guru
pembimbing nantinya memantau cara belajarnya.
Hasil
penilaian laijapang
Jika
siswa tadi masih saja nilainya tidak meningkat dari hasil
latihan-latihan kita bekerja sama dengan mata pelajaran yang siswa
susah untuk mendapatkan
nilai yang memuaskan.

Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusbagus..sdh sy nilai
HapusTerima kasih
BalasHapusBu Desi
maaf jika ada kekurangan.